NotInformation.com

NotInformation.com :
"Freelance " Illustration ", " Web Design ", " Graphic Design ", " Animation




#365 JunGLEkie

Astronomy Archives

FahryB Note

My Portfolio


"BLOG : TALKING OF DESIGN"


RSS Subscribe to my blog


Articles // Category // All

Kita Memilih Kemana? Sumatra Selatan! Apr 29 2012

Sumatra_Selatan

Diceritakan,  anak – anak  jakarta yang telah selesai menempuh ujian akhir nasional – mereka berencana berlibur, destinasi tujuannya akan dipilih dengan cara tiap anak mem-presentasikan tempat liburan pilihan mereka, mayoritas anak sudah saling berdiskusi dan berpendapat “pasti Bali deh, gw pilih Bali”, “iya, palingan juga Bali – emang ada lagi tempat lain sebagus Bali” atau “Bali i’m coming” – berbeda dengan anak kebanyakan si A berpendapat berbeda didalam hatinya “Kami sudah ke Bali 2x, Indonesia yang seluas ini, kami cuma tahu Bali?” . Si A mulai browsing, mencari tempat destinasi menarik untuk tujuan wisata satu sekolahnya, dan tugas beratnya adalah meyakinkan mereka – bahwa tempat itu benar – benar menarik untuk dikunjungi.

Seminggu kemudian, tiba saat setiap anak untuk presentasi destinasi pilihan mereka, untuk kemudian di voting seluruh siswa. A mendapat giliran terakhir, apa yang dia presentasikan yuk simak! ;)

——–

Selamat Pagi teman – teman, hari ini saya ingin memperkenalkan sebuah daerah indonesia yang begitu indah, saya harap kita bersama bisa berlibur kesana untuk melihat keindahannya secara langsung

Hari ini saya ingin memperkenalkan Sumatera Selatan, Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. Provinsi ini beribukota di Palembang. Secara geografis provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan provinsi Jambi di utara, provinsi Kep. Bangka-Belitung di timur, provinsi Lampung di selatan dan Provinsi Bengkulu di barat. Provinsi ini kaya akan sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara. Selain itu ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Palembang, telah terkenal sejak dahulu karena menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya.

Kalau dari Jakarta dan Naik pesawat kita akan sampai ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, saya akan cerita beberapa hal yang bisa kita kunjungi dan dapatkan jika berlibur ke Sumatra Selatan

1. Makanan Khas

Sumatra Selatan punya makanan khas yang meng-Indonesia “pempek”. Makanan ini adalah hasil olahan dari produk Ikan yang sangat berpotensi di Sumatra Selatan. Jenis dan Bentuknya beragam banget, dan yang terpenting rasanya itu enak – apalagi kalau kita bisa memakannya langsung dari tempat asalnya ;)

2. Tempat Wisata

Ada Sungai Musi yang merupakan jalur transportasi yang sering dilalui masyarakat Palembang, bentangannya luas banget dan ada Jembatan Ampera yang melintas diatas sungai ini. Eh tunggu dulu, kalian harus tau kalau AMPERA itu berarti “Amanat Penderitaan Rakyat” - dan pernah jadi Jembatan Terpanjang di Asia Tenggara!. Kalau malam hari, lampu dianatar Jembatan ini terbentang indah diatas Sungai Musi. Nggak kalah dengan salah satu sungai di Hongkong lho!

3. Sejarah

Berikutnya adalah Masjid Agung Palembang atau Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I, Masjid ini bisa dibilang simbolisasi keberagaman budaya di Sumatera Selatan. Bentuk gabungan dari model 3 Negara, Indonesia, China, dan Eropa. COba deh lihat atapnya yang mirip bangunan klenteng asal China, walaupun saat ini sudah cukup banyak perubahan, tetapi sejarah didalamnya masih akan dan harus tetap diingat oleh kita dan sejarah ;) .

4. Kerajinan

Tenun Soket adalah jenis kain tenunan tradisional Melayu di Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Songket digolongkan dalam keluarga tenunan brokat. Songket ditenun dengan tangan dengan benang emas dan perak dan pada umumnya dikenakan pada acara-acara resmi. Benang logam metalik yang tertenun berlatar kain menimbulkan efek kemilau cemerlang. Di pulau Sumatera, pusat kerajinan songket yang termahsyur dan unggul adalah di daerah Pandai Sikek, Minangkabau, Sumatera Barat, serta di Palembang, Sumatera Selatan ;) .

5. Budaya

Rumah Adat Sumatera Selatan
Rumah tradisional sering disebut Rumah Limas, karena  memiliki atap yang berbentuk limas. Dengan ciri khas lantai yang bertingkat tingkat dan bagi masyarakat Sumatra Selatan disebut dengan nama Bengkilas. Rumah tradisional Limas biasanya hanya dipergunakan untuk acara keluarga seperti hajatan. Tamu yang datang biasanya diterima di bagian teras atau lantai kedua.

Seni Tari Tradisional Sumatra Selatan
Ada beberapa seni tari yang menjadi kekayaan seni dan budaya Sumatera Selatan diantaranya adalah Tari Madik, Nindai, Tari Mejeng Besuko, Tari Rodat Cempako, serta Tari Tenun Songket.

Lagu Daerah Sumatera Selatan
Selain rumah tradisional dan tari seperti yang tersebut di atas, Propinsi Sumsel juga memiliki beberapa lagu daerah di antaranya adalah Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, dan Kabile-bile.

Indonesia itu punya ratusan pulau, yang artinya juga punya ratusan destinasi menarik untuk dikunjungi – salah satunya Sumatera Selatan! :)

Nah, jadi itu yang saya ingin sampaikan ke teman – teman semuanya, harapannya kita semua bisa berlibur kesana ;) .

Kelas cukup riuh karena ternyata, mereka baru mengetahui ada tempat lain di Indonesia yang begitu menarik. Saat voting berlangsung 84% dari total siswa memilih untuk berlibur ke Sumatera Selatan

Hari itu Si A mengajarkan teman – temannya, tentang melihat Indonesia yang berbeda. Indonesia kaya akan keberagaman suku dan budaya, yang harusnya memberi kita banyak pilihan yang sama eloknya :) .

“Jadi, Kita Memilih Kemana anak – anak?” | “Sumatra Selatan!” ;D

- Kisah ini fiksi, dibuat untuk tujuan kreatif pembuatan posting bertema “Pesona Sumatra Selatan”, nama dan kesamaan tokoh tidak disengaja-

Kompetisi Blog Pesona Sumatera Selatan

144 views

Kartini Modern Indonesia Apr 22 2012

kartini

Ibu kita Kartini | Putri sejati | Putri Indonesia | Harum namanya

Ibu kita Kartini | Pendekar bangsa | Pendekar kaumnya | Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini | Putri yang mulia | Sungguh besar cita-citanyaBagi Indonesia

Ibu kita Kartini | Putri jauhari |Putri yang berjasa | Se Indonesia

Ibu kita Kartini | Putri yang suci | Putri yang merdeka | Cita-citanya

Wahai ibu kita Kartini | Putri yang mulia | Sungguh besar cita-citanya | Bagi Indonesia

Ibu kita Kartini | Pendekar bangsa | Pendeka kaum ibu | Se-Indonesia

Ibu kita Kartini | Penyuluh budi | Penyuluh bangsanya | Karena cintanya

Wahai ibu kita Kartini | Putri yang mulia | Sungguh besar cita-citanya | Bagi Indonesia

Ibu Kita Kartini – W.R. Supratman

Saya sengaja meletakkan lirik karya maestro Lagu Nasioanl Indonesia, W.R Supratman untuk mengulang lagi memory masa lalu saya soal lagu yang sejak 8 tahun jarang berkumandang lagi ditelinga. Berharap anda yang menyanyikan lirik ini dari hati masih mengingat nada dasarnya yang begitu penuh pesan.

Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini, adalah seorang tokoh suku Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi. – Wikipedia

Biografi, Surat, Karya, Buku, dan Pemikiran beliau telah membawa perubahan dalam cara pandang wanita dan sudut pandang pria terhadap wanita – dokumentasi soal beliau begitu banyak dan saya rasa lebih bijak jika anda membacanya disini http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini

Ketika kecil saya sering mendengar sebuah judul buku yang selalu dikaitkan dengan Ibu Kartini, yaitu “Habis Gelap Terbitlah Terang” buku itu berisi pemikiran Kartini muda tentang – yang kemudian orang sebut emansipasi wanita, persamaan hak wanita dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Berkat dedikasi dan konsepsi pemikirannya Ibu Kartini hari ini telah membangun karakter Wanita Indonesia yang sedang ber-proses menuju kesetaraan hak gender, orang menyebutnya sebagai “Kartini Modern Indonesia”. Tapi apapun status wanita Indonesia, Tradisional ataupun Modern semuanya berproses dan disatukan oleh sebuah kata – “Kartini”. Simbolisasi semangat dan perwakilan bahwa wanita Indonesia akan dan mampu mendapat hak – hak yang setara dimata masyarakat.

Mungkin apa yang saya tulis berikutnya tidak bisa menjangkau seluruh kartini modern Indonesia, tetapi semoga perwakilan semangat para wanita yang meng-inspirasi saya ini, membuka mata kita sebagai pria dan kalian sebagai wanita – bahwa saat ini wanita punya banyak pilihan dan kelebihan disamping menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga yang baik :) .

Pratiwi Pujilestari Sudarmono Sang Astronot pertama sekaligus Astronot Perempuan pertama Indonesia. Beliau gagal mengudara karena terjadi kecelakaan pesawat Challenger. Tetapi terpilih dan dipercayanya beliau untuk mengangkasa membuktikan betapa pemudi Indonesia saat itu punya kompetensi yang diakui oleh dunia. Menjadi Astronot adalah mimpi mayoritas anak saat mereka kecil di Seluruh Dunia, dan berkat Ibu Pratiwi kita percaya mimpi itu pernah diwujudkan Indonesia dan yang terpenting dimulai oleh seorang sosok Kartini.

Valencia M R (Silly) atau yang dikenal di twitter sebagai @justsilly, beliau adalah pendiri dari @Blood4LifeID sebuah gerakan sosial yang membantu menginformasikan permintaan dan penawaran kebutuhan darah dalam waktu singkat di seluruh Indonesia, memberikan edukasi betapa bermanfaatnya kegiatan donor, dan membangun kesadaran individu untuk membuat komunitas dengan kebutuhan darah unique, belakangan juga membentuk @3_little_Angels sebuah gerakan sosial yang dibuat untuk mengumpulkan charity dan informasi soal saudara kita yang kekuarangan dan sangat membutuhkan uluran tangan. Beliau adalah ibu dari anak #Autism yang sangat rajin mengingatkan linimasa “anak gaul” bahwa penggunaaan jokes #Autism bukanlah hal yang patut ditertawakan, dan berbagi bersama wanita lainnya pengalamannya melihat proses tumbuh mereka.

Mira Lesmanawati (lahir di Jakarta, 8 Agustus 1964) yang adalah salah seorang produser film asal Indonesia, beliau telah menyampaikan banyak pesan lewat tayangan positif yang menginspirasi generasi muda Indonesia, tentang dua hal, bahwa mimpi bisa menjadi kenyataan, dan wanita bisa melakukan sebaik apa yang pria bisa lakukan. Filmnya yang begitu terkenal seperti Petualangan Sherina, Ada Apa Dengan Cinta?, Gie, Laskar Pelangi, dan Sang Pemimpi.

Hari ini 133 tahun yang lalu, lahir wanita yang sekarang dikenang sebagai kartini. Taukah kamu siapa nama nenek dan ibu dari kartini? jangan lupakan juga wanita lain, ada cut nyak dien, cut mutia, maria walanda maramis, ada martha christina tiahahu :)

Cut Nyak Dhien, Pahlawan Nasional Indonesia yang terkenal tangguh berjuang melawan penjajahan Belanda di Aceh. Martha Chistina Tiahahu, Remaja Pemberani 17 Tahun yang gugur dalam medan Perang Pattimura tahun 1817. Cut Nyak Mutia, Bersama suaminya mengangkat senjata melawan Penjajahan Belanda di Aceh Utara. Maria Walanda Marawis, Pahlawan Nasional masyarakat Minahasa, Sulawesi. Pejuang emansipasi dunia politik dan pendidikan.

Mereka adalah wanita Indonesia yang secara pribadi meng-inspirasi saya, saya percaya diluar sana ada begitu banyak Kartini Indonesia, mereka saat ini menjadi Pengacara, Pembalap, Polisi, Penyanyi, dan puluhan profesi yang saat dulu sangat jauh dari bayangan bisa dilakukan oleh wanita. Kartini Indonesia yang mampu melakukan pekerjaan pria tanpa mengurangi sedikitpun tugasnya sebagai wanita. Mereka yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terkadang saya temukan dijalan, desa, kota, hingga media – tegar, kuat, tetapi tidak kehilangan sifat femininnya sebagai wanita ;) .

179 views

Ajarkan (Bahaya) Korupsi Sejak Dini Apr 20 2012

korupsi

Tulisan ini sebenarnya adalah essai dengan judul sama yang gw ingin ikutkan dalam kompetisi, tapi berhubung informasinya sangat detail sampai nggak sadar kalau lomba itu untuk jenjang dibawah gw, lo mau tau rasanya – sakit bro (╯°□°)╯︵ ┻━┻ ┻━┻ ︵╰(°□°)╯︵ ┻━┻

Essai ini dibuat hanya dalam hitungan < 3 Jam, kalau lo mulai nggak menemukan benang merahnya dan ingin muntah. Saran gw diawal siapkan dulu kantong mayat. Satu lagi, “gw” adalah kata haram dalam essai formal – ehhm ok bisa saya mulai? – selamat memuntahi.

————————————————————————–

Diawal saya ingin berbagi sebuah video TED yang inspiratif soal “Bagaimana Membisniskan Korupsi” karya Shaffi Mather, seorang sosio entrepreneur dan laywer asal India. Pemikiran beliau menurut saya fresh banget - salah satu solusi untuk mangatasi 1 Triliun Dollar transaksi suap (baca: korupsi) setiap tahun yang dicatat oleh Bank Dunia.

Ketika mendengar korupsi dilakukan oleh seseorang, maka saya berani menjamin kita sepakat bahwa perbuatan ini salah, Tetapi apa yang terjadi saat seseorang ada diposisi melakukan tindakan korupsi secara sadar?. Sebelum mulai membahasnya lebih jauh, kita harus menyamakan persepsi tentang definisi dan pengertian korupsi. Menurut Andi Hamzah, (2005) Korupsi berasal dari bahasa latin corupto cartumpen yang berarti; busuk atau rusak. Korupsi ialah perilaku buruk yang dilakukan seseorang secara tidak wajar atau tidak legal untuk memperkaya / menguntungkan diri sendiri.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Korupsi adalah:

1) Penyelewengan atau penggelapan (uang negara, perusahaan, dan sebagainya untuk keuntungan pribadi dan orang lain)

2) Menyelewengkan; menggelapkan (uang, dan sebagainya)

Mungkin dalam bahasa teknis terlihat begitu sederhana – mengambil hak orang lain / mencuri, seolah – olah korban pencurian (korupsi) adalah orang mampu yang kemudian bisa mengembalikan lagi kekayaannya. Padahal mayoritas korban adalah orang yang tidak mampu secara finansial, saya akan sederhanakan dan menganalogikan korupsi dengan bahasa yang lebih “merakyat” – Korupsi adalah kegiatan mengambil makanan seorang miskin yang akan mati karena kelaparan. Itu adalah gambaran paling sederhana, kenyataannya korupsi bisa berdampak pada 10, 100, 1000, bahkan jutaan orang miskin kelaparan. Begitu kejam bukan? Mungkin konseptual kata korupsi yang terlihat sederhana membuat orang yang melakukannya merasa tidak masalah mengambil sedikit materi yang bukan haknya.

Tongkat estafet Negara ini ada pada pemuda, kita harus sadar dan paham bahwa karakter seorang pemuda juga terbentuk sejak dia kanak – kanak. Dalam sebuah penelitian R. Yosi Aprian Sari, M.Si, Pujianto, M.Pd, dan Denny Darmawan, M.Sc membuktikan bahwa salah satu upaya membangun dan menjaga karakter pada anak-anak usia dini (9 – 12 tahun) adalah dengan mengontrol aktivitas anak terutama kegiatan usai sekolah. Mengontrol apa yang anak lakukan dalam keseharian atau saksikan dan dengar melalui media. Karena media seperti pisau bermata dua, yang memberikan input positif dan negatif berupa informasi dan pengajaran. Jadi apa pelajaran yang bisa anak kecil berusia 10 tahun ambil dari berita “Sang koruptor gayus tambunan, divonis 15 tahun dipenjara ber – AC dan di dalam masa penahanan bisa bepergian ke luar negeri”. Dalam bukunya Mantra, Dedy Corbuzier pernah membuat sebuah analogi menarik “Majikan cenderung mengajarkan pembantunya – hal hal yang tidak perlu, seperti memberitahukan sebuah berita bahwa ada pembantu yang memutilasi majikannya karena dendam” – Majikan itu mengedukasi pembantu dengan cara yang salah, yang dipahami oleh pembantu itu dua hal, pertama pembantu bisa membunuh majikannya, dan itu pernah terjadi dan dilakukan. Contoh ini, pada kasus berbeda bisa berlaku dalam mempengaruhi alam bawah sadar anak.

Terkadang media lebih memilih menceritakan berjam – jam soal “Apa kegiatan Nazaruddin” atau “Siapa Gayus Tambunan” dibanding “Bagaimana Sepak Terjang Dahlan Iskan” dan “Bagaimana Bob Sadino bisa menjadi Entrepreneur sukses Indonesia”. Prinsip Bad News is Good News harusnya menyadarkan kita bahwa mengubah media yang dewasa ini mayoritas money oriented sangatlah susah, fungsi pengawasan tertinggi adalah di kita, orang tua atau minimal orang – orang yang mengerti tentang apa yang patut dan tidak patut didengar anak pada usianya. Dalam hal ini kita diminta belajar menyaring informasi yang baik dan layak diberikan dan diterima oleh anak dalam usia tertentu.

Saya prihatin mendengar anak – anak menyanyikan lagu “Andai Aku Gayus Tambunan” dengan lancar, tetapi lupa lirik “Bintang Kecil” atau “Ambilkan Bulanku”- karya A. Mahmud. Saya adalah orang yang percaya apa yang kita dengar, lihat, rasa, pikir, dan lakukan saling terkait, akan membentuk karakter seseorang dan akhirnya terkolektif sebagai karakter sebuah bangsa.

Berikut adalah sebuah kisah fiksi yang contoh kondisinya sering terjadi dalam kehidupan nyata, tentang seorang anak dan pelajar bernama A, Anak pintar dari keluarga tidak mampu.

A adalah anak SMA terpintar dikelas dan sekolahnya, mengikuti banyak lomba berskala nasional dan mengharumkan nama sekolah, belakangan banyak temannya yang menggunakan BlackBerry karena melihat di media hal ini sedang menjadi trend, karena malu A lalu berbohong dan bilang bahwa dia harus membayar sejumlah SPP yang notabenya sudah digratiskan sekolah karena prestasinya, dan membulatkan / melebih-lebihkan uang pembayaran buku dan perlengkapan sekolahnya, hanya agar bisa mengikuti trend. Secara alam bawah sadar, A telah mulai mentolerir dan membenarkan perbuatan yang dia ketahui salah.

Saat ujian nasional, karena takut tuntutan kelulusan, kepercayaan diri A yang terbangun selama 3 tahun hilang dalam 3 jam oleh sebuah kertas jawaban. A memilih untuk mencontek, kenapa? Karena seluruh temannya percaya, memilih, dan menggunakan jawaban itu. Akumulasi kegiatan salah -yang kemudian dibenarkan- ini akan terbangun dalam karakternya dikemudian hari nanti, saat ada kesempatan / kondisi yang mengarah pada kegiatan korupsi.

Dalam analogi ini ada begitu banyak faktor terlibat yang menyebabkan seorang pelajar A melakukan tindakan salah yang akan membangun karakternya di kemudian hari, ada berbagai peran dan kondisi yang terlibat didalamnya, yang harus kita lakukan adalah memastikan dan mengawal peran/kondisi itu semaksimal mungkin kearah yang positif untuk membangun karakter pelajar Indonesia yang memahami definisi dan pengertian bahaya laten korupsi lebih kepada menyengsarakan orang lain dibanding menguntungkan diri sendiri.

Demikianlah contoh dan aspek-aspek yang dapat menciptakan karakter pelajar di Indonesia yang mengarah ke budaya korupsi, korupsi besar dikemudian hari adalah akumulasi dari kesalahan kecil yang dibenarkan sejak dini. Membangun karakter pelajar Indonesia menjadi hal yang penting untuk mengubah jargon pemberantasan korupsi menjadi pencegahan korupsi, ajarkan tentang bahaya laten korupsi sejak dini.

Pustaka:

Andi Hamzah. 2010. Pengertian Korupsi. <http://wawan-junaidi.blogspot.com/2010/11/pengertian-korupsi.html>

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Korupsi.

Shaffi Mather. 2009. TED – a new way to fight corruption. India. <http://www.ted.com/talks/lang/en/shaffi_mather_a_new_way_to_fight_corruption.html>

R. Yosi Aprian Sari, M.Si, Pujianto, M.Pd, dan Denny Darmawan, M.Sc. Edutainment For Children; Membangun Karakter Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Pendidikan Sains. <http://lemlit.uny.ac.id/edutainment-children-membangun-karakter-anak-usia-sekolah-dasar-melalui-pendidikan-sains>

Dedy Corbuzier. 2008. MANTRA. Jakarta

Selebihnya pemikiran sendiri, sumpah berani kaya!

111 views



Latest Articles:

Kita Memilih Kemana? Sumatra Selatan!

29/04/2012
#indonesia, #lomba, older

Diceritakan,  anak – anak  jakarta yang telah selesai menempuh ujian akhir nasional – mereka berencana berlibur, destinasi tujuannya akan dipilih dengan cara tiap anak mem-presentasikan tempat liburan pilihan mereka, mayoritas anak sudah saling berdiskusi dan berpendapat “pasti Bali deh, gw pilih Bali”, “iya, palingan juga Bali – emang ada lagi tempat lain sebagus Bali” atau [...]


Twitter & Flickr

": Bersama YOTers Bali, besok akan bertemu mas , Matur Suksma karena meluangkan waktunya untuk kami :)"

B. 216 Halaman, katanya ada 2 bagian - 1. bangkitnya SUCI 2. Teori Dasar SUC